Text
BEST I EVER HAD Kamulah alasanku kembali memercayai cinta
“Yang paling mujarab buat move on ya cuma satu. Gebetan baru!”
Kay mendengus keras. “Lo kira jatuh cinta segampang beli es cendol di pasar?” balas Kay sambil mengetuk dahi sahabatnya itu, membuat Kim meringis.
***
Kay mengikuti saran Kim. Ia kembali jatuh cinta. Namun siapa kira, jika lelaki yang ia cintai adalah calon tunangan sahabatnya sendiri? Ingin ia jauhi lelaki itu, tetapi hatinya memerintahkan sebaliknya. Rasa sakit itu mencapai puncaknya ketika Kim tahu tentang ini semua. Kim meninggalkannya—berikut orang-orang di sekitarnya. Kay mendadak merasa sendiri.
Kay sadar, selain memberi bahagia, cinta juga memberi rasa sakit. Namun yang tak ia sangka, rasa sakit itu ternyata teramat besar. Teramat dalam menusuk hatinya. Ketika dunia terasa ikut meninggalkannya, jalan mana yang Kay pilih? Akankah ia mengikuti kata hatinya untuk menggapai kebahagiaan? Ataukah ia lebih memilih mengagungkan persahabatan yang telah terjalin lama?
| F00303 | 899.221 TRI b | Ruang Koleksi 800-899 (800-an) | Available |
No other version available