Text
Karunia Akal yang Disia-siakan
Akal merupakan naluri yang diberikan Allah kepada para hamba-Nya sebagai 'ujian'. Dengan akal, Allah meentapkan hujjah bagi orang - orang dewasa. Dia berbicara sesuai dengan akal mereka Dengan akal pula, Allah berjanji dan mengancam, memerintah, melarang, serta mendorong dan menganjurkan. Akal itu naluri. Akal hanya bisa diketahui dengan aktivitas hati dan anggota tubuh. Tidak ada seorang pun yang dapat menggambarkan akal yang ada, baik pada dirinya maupun pada orang lain, kecuali dengan menengok aktivitas hati dan tubuhnya. Akal juga tidak bisa disifati dengan bentuk tertentu, diukur dengan panjang atau pendek, dirasakan dengan perasaan atau penciuman, diraba, serta dilihat warnanya.
| NF00529 | 297.37 MOC k | Ruang Koleksi 200-299 (200-an) | Available |
| NF00530 | 297.37 MOC k | Ruang Koleksi 200-299 (200-an) | Available |
| NF00617 | 297.37 MOC k | Ruang Koleksi 200-299 (200-an) | Available |
| NF00653 | 297.37 MOC k | Ruang Koleksi 200-299 (200-an) | Available |
| NF00708 | 297.37 MOC k | Ruang Koleksi 200-299 (200-an) | Available |
No other version available