Text
Diterbangkan Kata-Kata
Sajak- sajak Agus R. Sarjono yang bertokohkan benda ini merupakan pilihan yang menarik karena sepanjang yang diketahui, baru penyair inilah yang bersajak dengan tokohbukan manusia, bukan Tuhan, juga bukan pikiran. Dan dalam pilihannya itu, ia berhasil. Setahun stelah terbitnya Kenduri Air Mata, Ignas Kleden (1995) menengarai adanya kekhasan ini, sebagaimana dikemukakannya bahwa ; Metafor yang dipakainya ternyata tidak hanya mempersonifikasikan alam, tetapi juga gejala sosial atau bahkan gejala ekonomi. Tidak lagi diceritakan percakapan burung dan bulan atau awan dan matahari, tetapi npercakapan penuh lambang antara buldozer dengan pematang sawah yang harus pergi sebelum fajar pergi.
| NF00553 | 811 AGU d | Ruang Koleksi 800-899 (800-an) | Available |
| NF00554 | 811 AGU d | Ruang Koleksi 800-899 (800-an) | Available |
| NF00555 | 811 AGU d | Ruang Koleksi 800-899 (800-an) | Available |
| NF00556 | 811 AGU d | Ruang Koleksi 800-899 (800-an) | Available |
| NF00557 | 811 AGU d | Ruang Koleksi 800-899 (800-an) | Available |
| NF00583 | 811 AGU d | Ruang Koleksi 800-899 (800-an) | Available |
No other version available